Resensi Buku : The Crossword (2011)

 

 

Book Review

 

Judul Buku  : Rumania – Sebuah Teka Teki Silang

Penulis        : Anonim

Penerbit      : ErQ

Tahun         : 2011

Tebal          : 64

Peresensi    : Ryzki Wiryawan

 

Bagaimana membuka rahasia kotak-kotak kosong  itu? Dengan membaca petunjuk yang ada di halaman sebelahnya. Dalam buku tipis ini,  Pembaca menjadi pemegang kunci agar kata-kata dalam buku itu bisa terangkai dan tercipta menjadi untaian yang saling membangun. Dalam buku ini, berbeda dari buku karangan Umberto Eco atau Paulo Coelho, pembaca tidak memiliki ruang interpretasi yang terbuka,  interpretasi hanya bisa dilakukan sesuai petunjuk dan kotak yang tersedia. Itulah keunikan buku ini, seperti yang digambarkan oleh judulnya “Teka-teki Silang”, pembaca dibawa ke dalam labirin kata-kata yang menuntut keluasan wawasan dan intelektual dalam menyusuri setiap lorongnya. Tidak ada kepuasan yang lebih tinggi kecuali memecahkan setiap teka-teki dalam buku ini.

 

“Don’t judge a book by its cover” adalah idiom yang tepat untuk menggambarkan buku ini. Jangan tertipu oleh covernya yang bergambar wanita cantik dalam balutan kebaya. Isi buku ini sama sekali tidak menggambarkan cover tersebut, walau mungkin saja, si penulis bermaksud mengatakan bahwa wanita bagaikan teka-teki silang, yaitu membingungkan bagi yang belum terbiasa bergaul dengannya… Namun tampaknya tradisi ini tidak pernah berubah sejak pertama kali buku teka-teki silang dikeluarkan, selalu saja menampang foto wanita pada covernya.

 

Keutamaan lain buku ini adalah penawaran hadiah Rp. 1.500.000,- bagi siapapun yang bisa memecahkan seluruh teka-teki dalam buku ini. Sayangnya tidak ada keterangan dalam buku bagaimana dan kepada siapa jawaban teka-teki ini dikirimkan agar bisa mendapatkan hadiah. Anehnya, SELURUH JAWABAN TERNYATA TERDAPAT DI BAGIAN AKHIR BUKU ! Jadi untuk siapa hadiah Rp. 1.500.000,- itu akan diberikan ? Tidak hanya itu masih ada kekurangan lain, seperti penyebutan adanya “Extra Bonus”, “Berhadiah Langsung dan Menarik”, dan “Kertas HVS Putih” yang ternyata hanya pepesan kosong. Nenek-nenek atlet juga tau kalau buku ini murni menggunakan kertas buram!

 

Seperti buku-buku sebelumnya, penulis buku ini tetap menempatkan pembaca sebagai tokoh utama penceritaan. Pembaca dituntut mengungkap misteri demi misteri yang cukup sulit, namun jangan khawatir karena ada jawabannya di halaman belakang. Dalam beberapa kasus, penulis menyebutkan teka-teki yang cukup membingungkan seperti “38. Assembling Motor Honda (Menurun)” – di halaman 20, serta “1.Kota di Pulau Madura (Mendatar)” di halaman 49. Bagi pembaca yang jarang membaca, pasti akan termenung dalam menghadapi pertanyaan sesukar ini.

 

Pembaca kan kesulitan mencari benang merah kisah dalam buku ini, karena memang tidak ada. Untuk anda penggemar buku-buku thriller, misteri dan kisah detektif, buku ini mungkin tidak akan terlalu menarik, namun dengan harganya yang cukup murah, hanya Rp. 1.500,- saja, anda bisa mengalami pengalaman seru dan menyenangkan dalam mengungkap misteri-misteri yang jawabannya terdapat di halaman belakang. Walau demikian, toh buku ini bisa menjadi teman anda di kala nganggur atau menunggu penumpang. (MRW)

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s