Black Death

Kala Perancis merana dan Inggris tengah mengalami kejayaannya, malapetaka tak terduga hebatnya dan belum pernah terjadi sebelumnya menghadang kedua negara serta seluruh Eropa.

Dari Timur datanglah penyakit sampar yang mengerikan. Sejarawan di bidang medis sekarang berpendapat bahwa penyakit ini adalah sejenis Pes yang ditularkan oleh tikus. Pengamat masa itu menyabutnya sebagai “maut hitam”, karena bercak-bercak hitam yang terdapat di kulit penderita pada awal kejangkitannya.

Penderitanya mati setelah satu sampai tiga hari muntah darah, mengigau, menderita radang di bawah kulit, keluar bisul dan benjolan – benjolan sebesar telur.

Penulis abad pertengahan menganggap bahwa orang Mongollah penyebar penyakit itu. Dari asia mereka datang dan mengepung Kaffa, kota persinggahan dagang orang Genoa di Laut Hitam. Di kalangan orang Asia, penyakit ini bukanlah hal baru. Bila seseorang serdadu meninggal dunia, bangkainya akan dikatapel melewati benteng Kaffa. Tikus membawa penyakit itu naik kapal Italia yang bersiap  pulang ke negerinya, dan pada bulan April 1348, Firenze dilanda wabah. Kemudian pada tahun itu juga Italia bagian lain dan Perancis menyusul. Giliran Inggris pada tahun 1349, sedangkan Jerman dan Skandinavia pada tahun 1350. Taksiran korban berkisar antara sperempat sampai separuh seluruh penduduk Eropa !!! Whew…

Sumber : Pustaka Life Time – Abad Iman

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s