For my Venus

.

.

Feror ego feluti – sine nauta navis,
Ut per vias aeris – aga fertus avis
Quidquit Venus imperat – labor est suavis,
Quae nunquam in cordibus – habitat ignavis

Presul discretissime – Veniam te precor
Murte bona morior – dulci nece necor,
Meum pectum sauciat – puellarum décor,
Et quas tacto nequeo – saltem chorde mechor

Aku terlantar bagai kapal tanpa juru mudi,
Bagai seekor burung sepanjang alur langit…
Tetapi sungguh kerja keras yang menyenangkan
untuk menaati perintah sang Venus,
Yang tak dikenal jiwa-jiwa biasa

Uskup yang paling agung, Maafkan saya,
Karena saya menghadapi kematian membahagiakan
dan terserap oleh semacam luka yang manis : Kecantikan para gadis menghujam hati saya,
dan mereka yang tak bisa saya sentuh,
setidaknya saya miliki dalam pikiran saya.


From : Baudolino

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s