Sayap Bidadari

Adakah yang lebih tidak beruntung di dunia ini dibanding sang bidadari tanpa sayap ? Sang bidadari terlahir cacat karena Ibunya tidak sempat memberinya ASI. Ibunya meninggal karena terkena kanker otak stadium 3 saat melahirkan sang Bidadari. Kini sang bidadari hanya bisa meratapi nasibnya karena dunia medis modern belum bisa membuat sayap artifisial yang permanen. Sayap paling modern mungkin telah dikembangkan oleh perusahaan Sony, tetapi harganya masih terlalu mahal untuk ukuran sang Bidadari, lagipula Sony hanya bisa memberi garansi untuk 3 bulan, diluar suku cadang.

Bulan yang indah, sungai yang lembut, sang Bidadari pun akhirnya ditemukan gantung diri di sebuah kamar di hotel Melati, pacarnya telah melarikan diri dengan membawa dompet, handphone dan keperawanannya. Saat ini kepolisian Bandung Wetan tengah mencari keberadaan sang Pacar. Ckckck… Sungguh cerita cinta yang mengharukan…

1 Comment

  1. carita naon ieu????


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s