ENVY

Jangan kira tak aku tak mengetahuinya,
Caramu memandang dirinya…
Smua yang kau sembunyikan dalam-dalam
Mengusikmu di larut malam

Saat kau berkata “tidak ada apa-apa”,
Bahkan kau tak menatapku di mata…
Apakah yang kau sembunyikan? Sesuatu yang tak terelakkan?

Imajinasi mengangguku sepanjang waktu…
Kumelihatmu memberinya kecupan manis
Hatimu mengeras seiring kebohonganmu…

Rasa cemburu ini membunuhku
Aku tidak lagi bisa bertahan…
Demi cemburu yang menusuk kalbu
Kita tidak lagi bisa bertahan…

*adapted from “envy” from Lesiem

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s